Penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi hingga saat ini masih merupakan dua macam penyakit gigi dan mulut yang menempati urutan teratas. Di Indonesia plak masih menjadi musuh utama yang perlu ditanggulangi secara tuntas. Selain itu, kebiasaan pasien yang merugikan seperti bruksisme, clenching, grinding, merokok, mengunyah tembakau, menggigit-gigit pensil, mengisap jempol, bernapas m…
Masyarakat yamg menerima pelayanan medis dan kesehatan, baik dirumah sakit atau klinik, dihadapkan kepada resiko terinfeksi kecuali kalau dilakukan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya infeksi. Buku ini bertujuan membantu semua petugas pelayanan kesehatan, rumah sakit dan penyelia klinik, serta manajer dan administrator untuk memahami prinsip-prinsip dasar pencegahan infeksi, termasuk siklus p…
Pencegahan penyakit gigi dan mulut dalam asuhan kesehatan gigi berfokus pada pendekatan promotif dan preventif, seperti edukasi cara menyikat gigi yang benar, diet rendah gula, aplikasi fluor, dan pembersihan karang gigi (skeling). Tindakan ini bertujuan meningkatkan kesehatan rongga mulut individu/kelompok dan mencegah penyakit (karies/periodontal) secara terencana
Mikroorganisme penyebab infeksi pada manusia dapat disebabkan oleh berbagai agen pathogen seperti bakteri, jamur, virus, dan pathogen lainnya. Mikroorganisme sebagai penyebab kejadian infeksi nosokomial di rumah sakit dapat terjadi oleh karena menular secara kontak, droplet atau melalui udara (air borne).