bUku Pembiayaan dan Penganggaran Kesehatan yang berada di tangan pembaca ini terdiri dari 8 bab, disusun sebagai berikut: Bab 1 Konsep Pembiayaan Kesehatan Bab 2 Prinsip – Prinsip Pembiayaan Bab 3 Sistem Pembiayaan Kesehatan di Indonesia Bab 4 Unit Cost Pelayanan Kesehatan Bab 5 Model-Model Pembiayaan Kesehatan di Berbagai Negara Bab 6 Konsep Penganggaran Kesehatan Bab 7 Jaminan Keseha…
Infeksi silang dalam kedokteran gigi adalah penyebaran penyebab penyakit diantara pasien, dokter gigi, dan petugas kesehatan dalam lingkungan pelayanan kesehatan gigi. Dalam menjalankan profesinya tenaga kesehatan gigi tidak lepas dari kemungkinan untuk berkontak secara langsung atau tidak langsung dengan mikroorganisme dalam rongga mulut (termasuk saliva dan darah) pasien. Sebagai hasil p…
Masyarakat yamg menerima pelayanan medis dan kesehatan, baik dirumah sakit atau klinik, dihadapkan kepada resiko terinfeksi kecuali kalau dilakukan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya infeksi. Buku ini bertujuan membantu semua petugas pelayanan kesehatan, rumah sakit dan penyelia klinik, serta manajer dan administrator untuk memahami prinsip-prinsip dasar pencegahan infeksi, termasuk siklus p…
359/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2012. (Depkes RI, 2012), salah satu upaya percepatan penurunan AKI adalah dengan menyediakan tenaga bidan yang kompeten dan profesional, bertanggungjawab kepada publik, memiliki pemahaman tentang filosofi asuhan kebidanan “women centered care” yang tertanam kuat dalam diri seorang bidan. Berdasarkan keputusan menteri kesehatan republik indonesia nomor …
Praktis dan mengikuti bukti klinis terbaru. Buku ini merupakan penuntun, baik untuk setiap mahasiswa, dokter gigi, maupun spesialis yang berkecimpung dalam bidang bedah mulut.rnRingkas dan tidak bertele-tele, buku penuntun ini dikelompokkan sesuai dengan apa yang dialami dokter gigi sehari-hari. Baik bagian klinik maupun bedah merangkum semua keluhan pasien yang kemungkinan besar akan dijumpai …
FORNAS sebagai kendali mutu, adalah daftar obat yang disusun oleh komite nasional yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, didasarkan pada bukti ilmiah mutakhir berkhasiat, aman, dan dengan harga yang terjangkau yang disediakan serta digunakan sebagai acuan penggunaan obat dalam JKN.