Pelayanan farmasi yang bermutu dapat dicapai dengan perencanaan dan pengendalian obat secara efisien dan efektif sehingga ketersediaan obat dapat dilakukan secara tepat dan cepat yang akan meningkatkan efisiensi persediaan obat dan menurunkan biaya belanja obat serta mengurangi kekosongan obat pada saat pelayanan. Penelitian ini bertujuan menurunkan Nilai Persediaan, meningkatkan Harga Pokok Pe…
Beberapa bentuk sediaan obat dapat diberikan melalui rute oral, meliputi sediaanrnobat yang berbentuk tablet, kaplet, kapsul, puyer, maupun sirup. Obat yang diberikanrnmelalui jalur ini akan diabsorbsi oleh mukosa sistem gastrointestinal. Tingkat absorbsirnobat dipengaruhi oleh sifat lipofilik molekul, pH dan besarnya partikel senyawa obat.rnSenyawa obat yang bersifat lipofilik mempunyai kemamp…
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi tentang pendahuluan swamedikasi, bab dua berisi tentang informasi umum obat, bab tiga membahas tentang batuk, bab empat membahas tentang flu, dan bab lima membahas tentang demam.rnSelanjutnya bab enam membahas tentang nyeri, bab tujuh membahas tentang mag, bab delapan membahas tentang kecacingan, bab sembilan membahas tentang diare, dan bab…
Materi yang dibahas dalam buku ini meliputi :rn▪ Tata Nama Latin Tanaman dan Simplisiarn▪ Mikroskoprn▪ Pembuatan Preparat dan Reagenrn▪ Daun (Folium)rn▪ Amylumrn▪ Rhizoma (Rimpang)rn▪ Korteksrn▪ Semenrn▪ Buah (Fructus)rn▪ Herba
Pelayanan KB merupakan salah satu mata kuliah inti kebidanan padaprogram pendidikan D.III kebidanan. ISi buku ini terdiri dari :rn1. Konsep Kependudukan di Indonesiarn2. Perkembangan KB di Indonesiarn3. Program KB di Indonesiarn4. Program KIE dalam pelayanan KBrn5. Metode kontrasepsi sederhana tanpa alat.rn6. dll.
Buku ini sebagai penunjang pembelajaran bagi mahasiswa jurusan kebidanan mengacu pada kurikulum pembelajaran terkini .rnBAB 1 Konsep PendudukanrnBAB II Perkembangan Keluarga berencana di indonesi rnBAB III Perogram KIE dalam pelayanan KB rnBAB IV Pelayanan KontrasepsirnBAB V Pembinaan Aseptor rnBAB VI Penanggulangan Akseptor rnBAB VII Pendokumentasi Pelayanan KB
Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien.
Daftar isi : rnBab 1 : pengantar farmakologirnBab 2 : farmakokinetika dan farmakodinamikarnBab 3 : pengolongan obat rnBab 4 : reseptorrnBab 5 : obat pada sistem syaraf otonom
Buku ini mempelajari kimiawi tumbuhan, terutama yang mempunyai nilai guna dalam bidang farmasi atau disebut juga kimia bahan alam farmasi. Bahan-bahan yang digunakan untuk menyusun buku ini merupakan bahan kuliah yang diberikan kepada mahasiswa berdasarkan acuan pada berbagai pustaka, disusun untuk membantu para mahasiswa maupun farmasis yang akan mendalami fitokimia dalam farmasi.
Farmakognosi telah diciptakan melalui penggabungan dua kata dalam bahasa Yunani.rnFarmakon (obat) dan Gnosis (pengetahuan), yaitu pengetahuan tentang obat. Tata namarnFarmakognosi pertama kali dan paling sering digunakan oleh C.A Seydler, seorangrnmahasiswa kedokteran di Halle/Saale, Jerman, yang secara tegas menggunakan AnaleticarnPharmacognostica sebagai judul utama tesisnya pada tahun 1815. …